Campur², food technology, resep

Resep Donat Simpel, Cocok untuk Usaha

Assalamu’alaikum, hola semuanya. Nggak terasa udah masuk ke bulan Februari ya, time flies so fast, huhu. Well, kali ini saya mau share resep rerotian ya (bisa untuk donat maupun roti goreng yang lain). Resepnya ini simpel dan bahannya minimalis banget, tanpa telur, tanpa kentang, tanpa SP, dan tanpa baking powder.

Seperti biasa, resepnya modal searching di cookpad. Sengaja saya posting disini biar kalau mau recook nggak susah cari-cari resep lagi. Scara resep di cookpad bejibun dan kalau cuma modal bookmark selain kurang menyebar manfaatnya juga kurang terjamin bakal accessible (misal kalau browser atau HP kenapa-kenapa). Soalnya udah berkali-kali galau mau masak karena udah ada resep yang cocok di cookpad, tapi begitu mau recook lagi nggak nemu-nemu lagi resepnya, huhu. Yah, jadi intinya saya posting disini aja ya, semoga bermanfaat untuk kita semua^^.

Seperti yang saya bilang tadi, resep ini memang simpel banget dan bisa dibilang anti gagal. Soalnya saya dari dulu kalau bikin donat adaaa aja yang gagal (padahal waktu kuliah kerja prateknya di industri donat, wkwk). Nah, dengan resep ini Alhamdulillah langsung berhasil, empuk, dan menul-menul, hihi.

Baca juga: Curhatan Mahasiswa Teknologi Pangan (TPHP)

Baca juga: Resep Cookies Bayi Lumer di Mulut

Kabar bahagianya, karena resep ini simpel, jadi cocok banget untuk diaplikasikan saat cooking time bersama si kecil. Selain itu, resep ini juga irit modal banget, jadi.. bisa juga lho buat buka usaha jual donat atau rerotian yang lain. Karena memang resep ini adalah resep milik si ibu yang profesinya memang berjualan donat^^

Baca juga: Diabetes Nggak Boleh Makan yang Manis-Manis? Kata Siapa?

Yuk cuuss dieksekusi, ini dia resepnya (sudah saya modif dari resep aslinya ya)^^

Baca juga: Resep Pizza Simpel

Bahan:

250 gr terigu
125 ml air hangat
50 gr margarin
2.5 sdm gula pasir
3 gr ragi instan (fermipan)

minyak goreng

Topping:
Sesuai selera (DCC, kacang, keju, gula halus, dll)

Cara Membuat:
• Siapkan wadah. Masukkan 2.5 sdm gula pasir dan ragi. Tuang dengan air hangat, kemudian aduk sampai larut dan tidak ada yg bergerindil.

• Setelah larut, masukkan terigu sedikit demi sedikit kemudian margarin. Uleni terus hingga kalis.

Ps.: Karena kemarin saya pakai Unsalted Butter, jadi di adonan saya tambahkan sejumput garam, supaya rasanya gurih (tidak terlalu manis).

• Setelah adonan kalis (tidak nempel ditangan) lalu istirahatkan adonan selama 1 jam (tutup dengan lap/kain basah).

• Adonan akan mengembang 2x lipat setelah 1 jam. Tinju adonan dan uleni sebentar saja untuk mengeluarkan gasnya.

• Ambil adonan sekitar 30 g lalu bulatkan. Istirahatkan kembali selama 15 menit.

• Bentuk donat sesuai selera. Bisa manual dengan tangan maupun menggunakan cetakan. Kalau saya kemarin sebagian dibentuk donat, sebagian dibentuk seperti pastel dengan diisi keju dan sosis.

• Panaskan minyak dan goreng donat. Saat menggoreng gunakan api kecil saja agar donat matang merata.

• Balik donat sekali saja agar tidak menyerap banyak minyak dan bisa terbentuk ring putih di bagian tengah donat. Di dunia perbakingan, adanya ring ini merupakan ciri donat yang bagus lho^^

• Dinginkan donat di suhu ruang. Setelah dingin, hias donat sesuka hati.

Tips Menghias Donat a la Saya (Berdasarkan pengalaman saat menghias donat di tempat kerja praktek):

Baca Juga: Pssst.. 4 Masakan Khas Indonesia Ada Disini

• DCC (Dark Cooking Chocolate): Potong coklat kecil-kecil, lalu tim diatas air yang tidak mendidih (api kompor kecil). Setelah leleh, celupkan donat ke dalam coklat. Selanjutnya bisa ditabur dengan coklat, keju, meises, sprinkles, dll.

• Gula halus: Masukkan donat yang sudah dingin ke kantong plastik (wadah) yang berisi gula halus. Kocok-kocok sebentar sampai gula merata. Supaya lebih enak (ada sensasi dingin), sebaiknya gunakan icing sugar (bukan gula halus biasa), dijamin lebih nyess rasanya, hehe.

• Donat isi: Pipihkan donat (jangan terlalu pipih). Goreng dan dinginkan. Setelah dingin, lubangi pinggir donat (sisi tengah) dengan tusuk gigi/lidi. Siapkan selai maupun whipped cream dan masukkan ke dalam plastik segitiga. Gunting kecil ujung plastik dan masukkan isian ke lubang yang telah kita buat sebelumnya. Setelah itu bisa juga ditambah DCC pada bagian permukaan, maupun diberi icing sugar.

• Roti isi ayam/abon: Seperti yang saya katakan diatas, resep ini juga bisa untuk rerotian yang lain, salah satunya roti isi. Supaya lebih enak, adonan yang telah diisi dan dibentuk, dicelupkan ke dalam kocokan telur, lalu balurkan dengan tepung roti baru kemudian di goreng. Dijamin enak banget, hihi.

Well, itu tadi resepnya. Simpel banget kan ya? Selamat mencoba ya^^. Syukur-syukur bisa untuk ide usaha di rumah lho, hehe.

Ini donat ala saya, hasilnya masih acakadut dan butuh banyak latihan nih biar bisa bulet cantik, hihi.

Donat simpel no kentang no telur
Maafkeun fotonya ala kadarnya banget, sambil di’lendetin’ si baby yang udah ga sabaran pingin ikut makan^^

Oiya, yang roti berbentuk pastel isi keju dan sosisnya nggak sempat ke foto, huhu.

Alhamdulillah meskipun dari segi tampilan kurang meyakinkan bentuknya, tapi rasanya enak lho dan empuk meskipun tanpa kentang dan telur, hehe.

Resep asli milik ibu Rini Poernomo di cookpad.

Kalau sudah coba, boleh banget ya setor disini, hehe. Atau mungkin kamu juga punya resep donat andalan yang anti gagal dan tips menghias donat? Ditunggu ya sharingannya di kolom komentar ^^.

Salam,

dina's signature

Dina Safitri

 

30 thoughts on “Resep Donat Simpel, Cocok untuk Usaha

  1. Woaaa pengen banget nyoba resep ini. >.< kebetulan akhir2 ini lagi seneng buat donut. bahannya simpel banget ya, mbak din~ semoga bisa nyoba resep ini..

    Btw lucu bayangin mbak dina ninju adonan..wkwk

    1. Ini shofi kah? Silahkan dicoba ncop, hihi Iya, bahannys simpel banget .. Wkwk, nggak usah dibayangin ncop, masih gedean aku kok daripada adonannya, hihi

    1. Sama mbak, udah beberapa kali ganti resep juga gagal terus, Alhamdulillah yang ini langsung berhasil, hehe. Silahkan dicoba eksekusi mba, semoga berhasil ya^^

    1. Supaya rapi sebaiknya setelah adonan kalis langsung dibulatkan kecil2 (sekitar 30 gram), baru kemudian difermentasikan 1 jam. Setelah 1 jam kempeskan adonan, bentuk seperti donat bisa dengan tangan maupun cetakan. Fermentasikan lagi 15-30 menit baru digoreng. Itu step by step dari tempat saya kerja praktek.

      Kalau dengan resep yang ini hasilnya saya masih kurang rapi.

      Terima kasih atas kunjungannya

  2. Donat mengingatkanku ke jaman SMA dulu. . . praktek bikin donat tapi cuma dapat secuil 🙁
    ini kayaknya gampang bikin nya deh,, yang susah itu buatku niat untuk membuatnya ehehehehe karena lebih suka makan daripada memasak… :p

Leave a Reply