#BPN30DayChallenge2018, Curhat

5 Keinginan Yang Belum Tercapai

Keinginan yang belum tercapai

Sebenarnya agak bingung sih apa aja ya keinginan saya yang belum tercapai? Soalnya qaddarullah setelah punya anak kok berasa gampaannggg banget lupa, huhu. Tapi setelah saya coba ingat-ingat plus brainstorming, berikut ini 5 keinginan saya yang sampai saat ini belum tercapai:

Keinginan yang belum tercapai

1. Potong rambut di salon muslimah

Ini kayaknya rekor banget bagi saya. Terakhir kali potong rambut itu hampir 8 tahun yang lalu, tepatnya tahun 2011, sekitar 3 atau 6 bulan menjelang KKN. Saat itu potong di sebuah salon muslimah di Jogja, dan qaddarullah hasilnya mengecewakan banget bagi saya.

Kependekaaaannnnn banget, sampai-sampai selama di kos-kosan (baca: wisma) saya selalu pakai jilbab mini buat nutupin rambut saya, wkwk. Saking pendeknya sampai saya nggak potong-potong rambut lagi ke salon. Paling saya ngerapihin poni aja sendiri di wisma.

Sampai akhirnya nikah dan tinggal di Kutacane selama 4 tahun, saya juga nggak ke salon muslimah, soalnya memang nggak ada salon khusus muslimah sih disini. Pas mudik ke Jogja udah sempat datang ke salon muslimahnya, qaddarullah udah full booked, huhu.

Empat bulan pertama di Surabaya udah pingin banget ke salon muslimah, soalnya rambut udah gampang banget rontok setelah Hasan 4 bulan (dulu pas Aisy juga gitu sih). Eh tapi qaddarullah belum ada motor dan ketika udah ada motor jadwal kuliah suami padet banget. Akhirnya karena risih rambut rontok terus, saya potong sendiri deh. Dan akhirnya sampai sekarang belum kesampaian lagi potong rambut di salon muslimah, hehe.

2. Bisa Bahasa Arab

Jujur sedih loh rasanya. Udah bertahun-tahun belajar bahasa Arab saat di wisma dulu, cuma sampai sekarang merasa masih gitu-gitu aja bahasa Arab saya. Bahkan kayaknya malah lebih banyak lupanya, huhu.

3. Belajar Renang

Dari dulu pingiiinnnn banget bisa renang, apalagi merupakan salah satu olahraga yang disunnahkan. Tiap ke hotel yang ada kolam renangnya, selagi memungkinkan biasanya saya rela-relain buat renang, entah tengah malam atau shubuh-shubuh. Soalmya memang pada dasarnya saya suka banget main air, hehe. Cuma ya itu, karena nggak bisa renang dan nggak ada yang ngajarin alhasil selama di kolam cuma cebar-cebur aja, wkwk.

4. Bisa naik motor

Boro-boro belajar motor, belajar sepeda aja belum tuntas, huhu. Tapi seriusan, pingin banget bisa naik motor. Jadi kalau mau pergi-pergi atau ada sesuatu yang urgent, bisa cuss sendiri.

5. Konsultasi ke Psikolog

Saya kepingin banget sebenarnya bisa konsultasi ke psikolog (Om Ge) tentang Aisy dan Hasan. Pingin tahu template mereka gimana, pingin tahu rute asuh yang tepat untuk mereka, pingin bisa banget ‘menaklukan’ merek dengan kasih dan sayang tanpa harus ngomel-ngomel. Dan ujung-ujungnya pingin unschooling-in mereka, jadi ya belajar apa aja boleh asal sesuai dengan syariat dan bermanfaat untuk dunia dan akhirat mereka.

Bisa nggak ya? Ada yang mau bantu biar keinginan saya bisa tercapai? #eh #justkidding #bantudoaajacukup

Salam,

Dina Safitri

Tagged ,

About Dina Safitri

Moslemah, an ISFJ personality, lifestyle blogger, mom of 2H. For business inquiries kindly contact me at: me@mbakdina.com or WA +6282277355412
View all posts by Dina Safitri →

Hi, thanks for stopping by. Don't forget to leave your comment here, ok? :)