Health n Beauty, Review

Cara Mudah Belanja Kebutuhan Sehari-hari Via Online

Aplikasi Belanja online sehari sampai

Assalamu’alaikum, Haloo.. kali ini saya mau share cara mudah berbelanja kebutuhan sehari-hari via online, baik berbelanja produk-produk ‘kering’ seperti yang biasa dijumpai di minimarket, berbelanja produk-produk ‘basah’ yang biasa dijumpai di pasar, maupun obat-obatan hanya melalui aplikasi. Barangkali ada teman-teman yang membutuhkan info aplikasi belanja online, karena sedang tidak bisa belanja ke luar rumah karena satu dan lain hal, semoga tulisan ini bisa bermanfaat ya. Psst, tenang aja, postingan ini review jujur kok, bukan sponsored post, wkwkwk.

Jadi ceritanya qadarullah suami saya sakit dan harus bedrest banget sejak awal Januari kemarin. Nah, sejak saat itu saya jadi pontang-panting beli ini itu sendiri, bahkan kadang kalau anak-anak nggak mau ditinggal dua-duanya harus saya bawa untuk belanja kebutuhan kami sehari-hari, seperti beli air mineral, makanan, dan kebutuhan yang lainnya. Dan itu sambil jalan kaki.

fyuh

Lama-kelamaan saya jadi ekstra lemes dan kecapekan beli-beli diluar karena badan rasanya tepaaarrr banget, ngurus rumah yang mejikuhibiniu pasca ditinggal safar, ngurus anak-anak, dan juga suami. Ditambah lagi saat itu Hasan (8 bulan) masuk ke fase insecure baaaangeeetttt sama saya, jadi kalau saya menghilang sebentaaarrr aja dari pandangannya dia nangis teriak-teriak histeriiissss bangeeettt. Sampai suaranya serak parau, huhu. Syedih banget.

Baca Juga: Tips Melakukan 5 Pekerjaan Rumah Tangga Dengan Enjoy

Sebenarnya kebutuhan kami yang paling vital saat itu gas dan air mineral (qadarullah galon pas habis jadi terpaksa konsumsi air mineral botolan). Sedihnya kami pakai galon merk C*** jadi agak syusyah mau beli refillnya via online. Mau beli sendiri saya nggak sanggup angkatnya, karena beratnya aja udah separuh BB saya, wkwk. Selain gas dan air mineral, kebutuhan dan keperluan kami yang lain beli makanan untuk saya dan Aisy, bubur dan juga obat untuk ayahnya anak-anak.

Dan akhirnya bermodalkan the power of kepepet, baru kepikiran,

kenapa dari kemarin-kemarin nggak beli online aja ya? 

ok

Padahal bagi yang tahu kami, hampir tiap hari kayaknya ada mamang kurir datang untuk antar paket ke rumah (sering belanja online ;p). Tapi dari awal nggak kepikiran sama sekali buat beli online, hehe.

Akhirnya tanpa babibu langsung deh cari keperluan sehari-hari kami via online. Daan sesuai judul postingan, kali ini saya mau share aplikasi-aplikasi maupun situs apa yang saya gunakan untuk membeli kebutuhan kami secara online beberapa waktu yang lalu:

1. KlikIndomaret.com

Sesuai namanya pasti udah bisa nebak atau bahkan juga sudah pernah ya berbelanja online di Klik Indomaret. Untuk produk-produk minimarket, barang akan dikirimkan langsung dari Indomaret yang sudah bisa melayani fasilitas klik indomaret. Karena tidak semua cabang indomaret bisa melayani pemesanan klik indomaret, jadi ya tinggal pilih lokasi cabang indomaret yang terdekat dari tempat tinggal teman-teman ya.

Untuk harganya sama kok dengan harga di toko indomaret. Promonya pun juga mengikuti promo yang ada di katalog, hehe. Sebenarnya ada 2 pilihan, kita yang ambil langsung di toko maupun barang diantar ke rumah kita. Kalau saya, karena udah tepar, jadi ya jelas pilih yang diantar ke rumah, hehe.

Review belanja di klik indomaret
    Pengalaman belanja di klik indomaret

Untuk biaya pengantarannya free jika melakukan pemesanan minimal 100 ribu. Namun, jika dibawah itu akan dikenakan biaya kirim 5 ribu. Oh iya, yang saya suka dari klik indomaret ini, kita bisa memilih waktu pengantaran. Bisa same day delivery alias dikirim di hari itu juga. Selain itu, misal kita memesan jam 6 pagi, kita bisa memilih untuk diantar minimal 2 jam setelah order (jadi pesanan bisa diantar mulai pukul 8 pagi).

Dan so far, pengirimannya on time, bahkan malah lebih cepat 15-30 menit dari waktu pengantaran. Alhamdulillah saya cukup terbantu banget dengan adanya aplikasi ini. Setidaknya nggak harus jalan kaki bawa 7 botol air mineral ukuran 1,5 L untuk kebutuhan minum dan masak kami. Tinggal pesan online dan tunggu pesanan sampai di depan rumah kita.

Saya kasih rate 4,7*/5. 

*): Coba bisa free ongkos kirim tanpa minimal pembelian, ratenya langsung 5/5, hahaha (buibu nggak mau rugi ;p).

2. Alfacart.com

Sebelas dua belas sama Indomaret – Klik Indomaret, kalau ini namanya Alfamart – Alfacart. Untuk pengoperasiannya sama seperti klik indomaret, bisa order via aplikasi maupun situsnya. Kalau saya lebih suka via aplikasi. Sebenarnya yang pertama kami gunakan untuk order adalah alfacart baru kemudian coba di klik indomaret. Alasannya sepele sih, karena di alfacart (untuk produk yang ada di toko/alfamart) itu gratis ongkir (ongkos kirim) dengan minimal pembelian Rp 50.000, wkwk.

Alhasil sayacoba pesan via alfacart, seperti biasa beli air mineral, dan beberapa item lainnya. Saat akan lanjut ke pembayaran, saya memilih diantar hari itu juga (saya melakukan pemesanan pagi hari, namun baru bisa diantar range jam 15.00 – 18.00), alias jauh lebih lama dibandingkan klik indomaret.

Pengalaman belanja online di alfacart.com
Pengalaman belanja online di alfacart.com

Saat itu air minum kami sudah tipis-tipisnya, sampai dihemat-hemaaaat banget buat minum, karena ‘katanya’ bakal dikirim jam 3 sore. Jam 3, jam 4, jam 5, sampai akhirnya jam 6 pun pesanan nggak kunjung tiba. Sedih banget rasanya kayak diPHP-in, apalagi air itu kebutuhan vital banget. Suami saat itu baru demam tinggi dan butuh banyak asupan cairan kurang minum dikit suhu tubuhnya langsung beranjak naik, saya mau masak nasi nggak ada air, mau minum nggak ada air, bikin bubur dan mi juga nggak bisa karena nggak ada air.

Akhirnya saya beli lagi deh 3 botol x 1,5 L di warung, huhuhu. Sampai saking gemasnya malam hari kami kirim email ke pihak alfacartnya. Dan jawabannya pesanan sedang menunggu di proses oleh pihak toko dan kami diminta untuk menunggu.

sabar ya

Akhirnya pesanan kami baru tiba di rumah keesokan harinya sekitar jam 10 pagi. Ketika sampai pun petugasnya kayak nggak siap gitu, saya diminta tanda tangan di kertas struk saya (yang antar nggak bawa bolpen, jadi saya harus masuk dulu ke kamar untuk tanda tangan), ketika kertas tadi saya kasih, beliau minta dituliskan nama saya (bolpennya di kamar). Karena udah jengkel, saya bilang: “masnya aja ya yang tulisin namanya”, dan diakhiri sesi foto (akhirnya saya suruh Aisy aja yang difoto, hehe) lalu ketika di kamar baru ngeh “lho, kok struknya diambil? *tepokjidat (beneran), wkwk. Harusnya kalau begitu sebagai customer kami sebaiknya juga diberikan copy-an struknya dong, hehe.

Dari situ kami udah kapok, walaupun mungkin nggak semua cabang begini, tapi kalau untuk beli yang urgent-urgent kayaknya nggak lagi-lagi deh, huhu. Mendingan bayar ongkir 5 ribu tapi barang sampai tepat waktu.

Untuk ratenya, so sorry to say: 3/5

Semoga kedepannya bisa ada perbaikan ya. Sebenarnya udah menarik banget lho dengan adanya program free ongkir ini.

3. Halodoc

Lumayan membantu banget dengan adanya aplikasi Halodoc ini. Selain bisa membeli obat-obatan via online dengan gratis ongkos kirim, disini kita juga bisa berkonsultasi gratis dengan dokter-dokter yang tersedia. Konsultasi ini 24 jam, jadi ketika tiba-tiba tengah malam ada yang nggak beres, bisa langsung tanya ke ahlinya via Halodoc ini. Walaupun demikian, tetap aja ya yang namanya ketika sakit itu sebaiknya periksa ke dokter, supaya bisa melihat dan mendiagnosa secara langsung.

Pengalaman konsultasi online di halodoc
Pengalaman konsultasi online di halodoc

But still, kebantuuu bangett nget nget dengan adanya app ini. Seperti ketika kami safar ke Semarang beberapa waktu yang lalu. Saat itu suami sakit dan mau berobat ke dokter bingung mau kemana, tengah malam pula, dan lain-lain pertimbangan, akhinrya ya konsul via Halodoc dan juga diresepkan obat yang insyaAllah tepat sesuai dengan gejala maupun penyakit yang kita rasakan. Setelah itu kita bisa memesan langsung obatnya melalui aplikasi Halodoc, dan obat akan dikirimkan tidak sampai 1 jam setelah melakukan pemesanan melalui driver Gojek.

Minusnya menurut saya, kalau konsultasi diatas jam 10 malam, biasanya obat sudah tidak bisa dibeli lagi melalui aplikasi Halodoc, mungkin karena apotek rekanannya sudah tutup kali ya. Solusinya kita cari apotek terdekat dan tunjukkan resep yang diberikan via aplikasi Halodoc ke apotekernya, hehe. Oh iya, untuk harga obat-obatannya standar kok, nggak melebihi HET (Harga Eceran Tertinggi).

Untuk ratenya 4,9/5.

Update: Tulisan ini sebenarnya dibuat sejak awal Januari, nah beberapa waktu yang lalu saat cek app Halodoc, ternyata beberapa dokter sudah konsultasi berbayar. Tapi jangan sedih yang konsultasi gratis juga masih ada kok, tapi nggak banyak, hehe.

4. Tanihub

Awal tahu aplikasi tanihub itu ketika saya di Semarang. Sayangnya karena saat disana susah dapat sinyal dan lumayan kewalahan ngurusin suami dan anak-anak, akhirnya ya nggak sempat explore, huhu. Padahal katanya saat itu baru rame-ramenya flash sale buah-buahan serba 5 ribu per kg nya.

Oh iya, tanihub ini merupakan aplikasi yang menjual produk-produk fresh langsung dari petani, yang bisa dibeli via online. Klaimnya sih, dengan berbelanja melalui tanihub, kita bisa membantu para petani. 

Baca Juga: Tips Memilih Buah dan Cara Menyimpannya dengan Tepat

Ketika tiba di Surabaya, baru deh saya coba instal tanihub dan lihat-lihat produk yang dijual. Sayangnya saat itu promo flash sale buah serba 5 ribu-nya udah pada habis, hanya tersisa nanas. Daripada penasaran, akhirnya coba beli nanas dan juga telur ayam kampung. Beli pagi dan dikirimnya malam sekitar jam 9 atau jam 10 gitu. Alhamdulillah sayanya belum tidur waktu itu, wkwk.

Pengalaman belanja online dengan tanihub
Pengalaman belanja online dengan tanihub

Kalau pesannya dibawah jam 10 (?) pagi, maka produk akan dikirimkan di hari itu juga (malamnya). Untuk kemasannya juga cukup memuaskan karena menggunakan kardus karton tebal.

Setelah pemesanan pertama itu, jadi penasaran dan akhirnya pesan lagi buah naga, pepaya, rambutan, dan juga jagung manis. Kebetulan banget sih, karena saat itu selama suami sakit belum bisa belanja ke pasar. 

Yang saya suka, selain gratis ongkos kirim, proses pengiriman pesanan terhitung cepat, dan pesanan dikemas menggunakan karton tebal (antara seneng dapet karton yang lumayan banget buat pindahan tapi sayang kalau mikirin cost-nya, per karton mungkin seharga Rp 3000 – 5000).

Overall saya puas sih, untuk ratenya 4,5/5.

Mungkin yang sebaiknya ditingkatkan adalah cakupan wilayah pengiriman (saat ini baru di kota-kota besar di Jawa), tracking (pelacakan pesanan), dan juga keseragaman kualitas buah yang dikirimkan. Karena terkadang saya mendapat buah yang sudah tidak segar, tapi terkadang juga dapat buah yang segar banget dan muaniss bangett, masyaAllah.

Well, kayaknya itu dulu yang bisa saya sampaikan. Semoga bermanfaat yaa. Kalau ada yang salah maupun tidak sesuai boleh bantu dibenarkan ya, hihi. Barangkali ada teman-teman yang mau menambahkan, boleh banget drop komentarnya di bawah ini 🙂

Salam,

Dina Safitri

About Dina Safitri

Moslemah, an ISFJ personality, lifestyle blogger, mom of 2H. For business inquiries kindly contact me at: me@mbakdina.com or WA +6282277355412
View all posts by Dina Safitri →

Hi, thanks for stopping by. Don't forget to leave your comment here, ok? :)