curhat, me

Diary

Jadi ceritanya kemarin baru bongkar2 kardus dan menemukan setumpuk diary-ku. Alhasil hampir seharian aku berdiam diri dikamar untuk membaca tumpukan diary2 tersebut. Memang aku mulai membiasakan diri untuk menulis diary sejak kelas 1 SMP dan kebiasaan ini rutin—hampir setiap hari—kulakukan sampai aku kelas 3 SMP. Ketika SMA, mulai timbul rasa malas untuk menulis diary, karena pada awal masuk SMA aku sedikit sebenarnya sangat tidak tertarik dengan lingkungan SMA-ku (pada awalnya memang aku masuk SMA-ku ini dengan terpaksa). Jadi untuk menulis diary-pun rasanya maleeeesss banget.