Adv, Blog Competition, Budget Traveling, My Family

My Holiday Trip

my holiday trip

Assalamu’alaikum.. gimana kabarnya teman-teman? Di musim liburan gini, saya yakin banget pasti banyak yang sedang mudik maupun berkumpul dengan keluarga dan orang-orang tercinta ya? Well, senang banget Alhamdulillah masih bisa update blogpost di musim mudik begini, hehe (bangga ;p). Nah, pada postingan kali ini, saya akan cerita tentang pengalaman dan rencana mudik saya di akhir tahun 2017 ini. Ingin baca pengalaman mudik saya tahun lalu? Boleh banget baca disini ya.

Mudik ke Jawa di akhir tahun ini pada awalnya tidak kami rencanakan sama sekali, karena kami sudah mudik ke Jawa saat bulan Ramadhan. Dulu, saat liburan akhir tahun kami berencana untuk berlibur di Medan saja, menghabiskan sebagian waktu liburan untuk staycation di penginapan dan juga menghabiskan sebagian waktu yang lain di rumah kakek. Bahkan karena memang saat itu kami tidak ada rencana mudik ke Jawa, kami sampai sudah booking penginapan di Medan sejak beberapa bulan sebelumnya, yaitu dari tanggal 23 sampai 26 Desember 2017. Nah, suatu ketika ternyata ada promo tiket pesawat yang jatuhnya lumayan ‘murah’, alhasil dari tanggal 26 Desember sampai 2 Januari kami manfaatkan untuk mudik ke Jawa, yaitu ke Jakarta, Yogyakarta, dan juga Bandung.

Kami sampai di Jakarta pada tanggal 26 Desember. Saat itu kami memilih penerbangan sore dan sampai di Jakarta sekitar jam 6 petang. Kebetulan pada tanggal 26 Desember 2017 ini, merupakan hari pertama launching kereta bandara SHIA (Soekarno Hatta International Airport). Dan senangnya lagi, mulai tanggal 26 -31 Desember, harga tiket kereta bandara ini sedang promo, dari harga semula Rp 100.000,- per orang menjadi Rp 30.000,- saja. Alhamdulillah, jatuhnya lebih murah dibandingkan jika naik DAMRI atau transportasi sejenis, dan pastinya lebih menyingkat waktu perjalanan, hihi. Pembelian tiket kereta ini bisa dilakukan langsung di bandara maupun via online. Jika membeli via online, rata-rata akan ada biaya administrasi sebesar Rp 5.000,- dan juga harus print boarding pass tiket kereta kita. Sehingga saat itu kami memutuskan untuk langsung membeli di bandara saja, karena bingung mau ngeprint dimana, hehe.

Kereta bandara SHIA
Suasana di dalam kereta bandara SHIA

Setelah sampai di stasiun tujuan (Stasiun BNI City/Sudirman Bawah) kami melanjutkan perjalanan kami menuju penginapan yang telah kami booking sebelumnya. Kami sampai di penginapan sekitar pukul 11 malam. Setelah makan malam kami langsung beristirahat karena keesokan harinya kami harus melanjutkan perjalanan menuju tujuan utama saya, yaitu kota Yogyakarta dengan menggunakan kereta api.

Yogyakarta merupakan kota kelahiran saya dan juga salah satu kota yang sepertinya akan selalu saya rindukan. Alasannya bukan hanya karena saya dibesarkan di kota ini, tetapi juga karena kota Yogyakarta merupakan kota budaya namun modern yang menyimpan banyak sekali kearifan lokal di dalamnya, ditambah kondisi masyarakat yang terkenal akan keramahan dan sopan santunnya, serta harga-harga barang maupun jasa di kota ini relatif murah dan cukup terjangkau sehingga membuat hampir siapa saja yang tinggal di kota ini merasa betah. Saya rasa hampir setiap pendatang yang singgah maupun tinggal di kota ini akan merasa rindu saat harus berpisah dengan kota budaya ini.

Rencananya kami berada di Yogyakarta selama 3 malam, sehingga dengan waktu yang cukup terbatas ini kami harus benar-benar memanfaatkan waktu sebaik mungkin agar segala ‘to do list’ bisa berjalan dengan lancar. Di Yogyakarta kami menginap di rumah paman saya dan juga di daerah Pogung (dekat UGM). Selain bertemu dengan keluarga, rencananya saya juga ingin ikut reunian dengan beberapa teman saya ketika kuliah di UGM dulu, hehe.

Nah, bagi yang ingin berlibur di kota Yogyakarta tapi bingung akan menginap dimana, jangan khawatir. Teman-teman bisa mencoba salah satu penginapan murah yang menurut saya nggak murahan, yaitu kamar-kamar hotel yang berada di jaringan RedDoorz. RedDoorz ini merupakan budget hotel yang menyediakan akomodasi hotel murah dengan fasilitas yang nyaman dan ruangan yang bersih dengan fasilitas yang telah terstandardisasi, seperti free wifi, air mineral, TV satelit, perlengkapan mandi serta linen yang bersih. Untuk proses pemesanan kamar di RedDoorz ini prosesnya juga cukup mudah lho. Kita hanya tinggal memasukkan lokasi serta tanggal yang kita inginkan, melengkapi data pemesanan, serta melakukan pembayaran dengan berbagai pilihan metode pembayaran.

Selain itu, kelebihan RedDoorz adalah adanya fitur RedCash. Setiap pengguna yang melakukan pemesanan RedDoorz baik via website, situs mobile, maupun aplikasi RedDoorz akan mendapatkan RedCash hingga 40% lho. Dan RedCash ini dapat kita gunakan saat akan melakukan pemesanan kamar RedDoorz dimana saja pada transaksi selanjutnya.

Tidak hanya itu, sejak tanggal 11 Desember hingga 31 Maret 2018 RedDoorz juga sedang ada promo flat price seharga Rp 99.000,- per malam untuk semua hotel RedDoorz dan selama persediaan masih ada. Jadi, bagi teman-teman yang mau ke Yogyakarta tapi belum sempat booking penginapan, bisa banget hunting-hunting hotel budget di RedDoorz.

Promo RedDoorz flat price
Promo RedDoorz flat price 99k

Salah satu hotel rekomendasi saya di RedDoorz Yogyakarta, terutama bagi yang ingin eksplore wilayah utara Yogyakarta (UGM, Kaliurang, dan sekitarnya) adalah RedDoorz @Pogung Baru, karena lokasinya menurut saya cukup strategis dan kamarnya bersih.

RedDoorz @ Pogung Baru, Yogyakarta
RedDoorz @ Pogung Baru, Yogyakarta

Dan karena berada tidak jauh dari lingkungan kampus, kemungkinan kita tidak akan kesulitan saat harus mencari makan, syukur-syukur bisa dapat harga mahasiswa, hihi.

Well, itu dulu yang bisa saya sampaikan ya, karena insyaAllah kami masih harus melanjutkan perjalanan lagi dari Yogyakarta menuju Bandung, lalu kemudian terbang dari Jakarta menuju Medan, dan akhirnya kembali lagi ke Aceh. 🙂

Meskipun terlihat cukup panjang dan melelahkan semoga perjalanan kami dan juga teman-teman bisa berjalan lancar dan semua diberi kesehatan ya^^.

Have a nice holiday and see you on my next post 🙂

Salam,

Dina Safitri

Tagged , , ,

About Dina Safitri

Moslemah, an ISFJ personality, lifestyle blogger, mom of 2H. For business inquiries kindly contact me at: me@mbakdina.com or WA +6282277355412
View all posts by Dina Safitri →

Hi, thanks for stopping by. Don't forget to leave your comment here, ok? :)