In this blog

  1. Motherhood & Parenting, click:

parenting

2. Traveling, click:

3. Review, click:

review mbakdina.com

 

My other blogs

panduan umroh mandiri
Umrah Mandiri

Panduan Lengkap Umroh Mandiri

Apakah Umrah Mandiri Itu?

Umrah mandiri adalah umrah private, yaitu melakukan perjalanan umrah secara mandiri dan tidak melalui travel umroh.

Umrah mandiri cocok dilakukan oleh orang yang sebelumnya sudah pernah berumrah agar sudah memiliki gambaran apa yang harus dilakukan setibanya di Arab Saudi.

Umroh mandiri menuntut kita untuk pesan tiket sendiri, pesan penginapan sendiri, melakukan pembuatan visa dengan provider yang kita pilih sendiri, menentukan itinerary dan jadwal sendiri.

Bisakah Saya Umrah Mandiri?

Saya yakin semua orang bisa melakukan umroh mandiri (bahkan jika sebelumnya belum pernah berumrah) tapi dengan catatan mau memberdayakan diri, menggali informasi sebanyak-banyaknya, belajar sebanyak-banyaknya dan bergantung hanya pada Allah setelah memaksimalkan ikhtiar.

Syarat Umrah Mandiri

Karena semua serba diatur sendiri, maka setidaknya berikut syarat yang bisa saya rangkum jika ingin melaksanakan umrah mandiri:

1. Sudah Pernah Umrah Sebelumnya

Sebenarnya bukan syarat mutlak, hanya saja agar sudah ada gambaran perjalanan dari Indonesia hingga ke Jeddah, bagaimana tata cara pelaksanaan umrah dan segala hal yang berkaitan dengannya. Namun bagi yang belum pernah umrah sebelumnya sebenarnya tetap bisa berumrah mandiri, dengan syarat dibawah ini (pada poin 2 dan seterusnya).

2. Berkeinginan Kuat Untuk Umrah Mandiri

Bedanya umrah mandiri dengan umrah via travel salah satunya adalah feelnya. Jika dengan travel kita cenderung merasa santai dan terima jadi, karena memang ada yang bertugas mengurusi kita.

Namun jika umrah mandiri, semua menjadi tanggung jawab pribadi kita sendiri, sehingga sebelum memutuskan untuk umrah mandiri kita wajib memiliki azzam/keinginan yang kuat agar kita bisa sekuat tenaga mengupayakan hal-hal yang harus dilakukan agar perjalanan dan pelaksanaan umrah mandiri berjalan lancar dan kondusif.

3. Harus Banyak Belajar dan Mencari Ilmu Seluk Beluk Umrah Mandiri

Umrah mandiri itu sebenarnya tidak sulit asal kita memiliki kesiapan dan bekal ilmu yang cukup. Dan kesiapan serta bekal itu tidak serta merta bisa kita dapatkan, melainkan harus diupayakan. Sebelum berangkat kita harus banyak-banyak mencari ilmu dan wawasan agar kita lebih siap dalam segala aspek.

Jika kita tipe yang malas membaca, tidak mau meluangkan waktu untuk mempelajari segala hal yang berkaitan dengan umrah dan perjalanannya maka sungguh umrah mandiri akan terasa sangat sulit, berat, dan menantang.

Umrah mandiri tidak bisa hanya modal nekat. Karena Indonesia dan Arab itu jauh berbeda, berbeda bahasanya, berbeda kulturnya, berbeda iklimnya, dan tentunya ibadah umrah hanya ada di Arab (Masjidil Haram) dengan tata cara, rukun, dan wajib yang melekat padanya, sehingga sekali lagi, harus mau belajar dan tidak bisa modal nekat atau ikut-ikutan dengan “ketua rombongan”. Harus mau banyak belajar dan jangan males cari info/membaca disana-sini.

3. Tidak Malu Bertanya

Adakalanya meskipun bekal ilmu sudah matang tapi ternyata qadarullah terjadi hal di luar prediksi. Nah dalam kasus-kasus begini jangan malu dan jangan takut untuk bertanya.

Jika kita ragu jangan malu dan jangan ragu untuk bertanya pada askar/petugas kepolisian/petugas kebersihan/petugas lainnya yang memakai seragam. Agar lebih aman dan agar informasi yang diberikan insyaAllah lebih valid. Saat bertanya tentunya kedepankan adab yang baik dan sampaikan dengan jelas pertanyaan kita agar tidak miskom. Bisa dengan bahasa arab/inggris/bahasa tarzan aka isyarat/dengan menggunakan google translate.

Misal: Kita ingin ke Raudhah tapi tidak tahu masuk dari pintu berapa, maka ajukanlah pertanyaan, misalnya: Assalamu’alaikum, what is the door number for entering Raudhah with nusuk? Atau kalau kesulitan bisa juga where is raudhah with nusuk? atau bisa juga: raudhah nusuk? sambil menunjukkan permit raudhah di aplikasi Nusuk, misalnya.

Pokoknya jangan takut untuk bertanya, jangan takut salah, jangan malu dan jika ragu tanyakan ke beberapa petugas yang berbeda. Agar lebih yakin.

4. Tidak Gaptek

Untuk umrah mandiri setidaknya kita harus bisa untuk pesan tiket pesawat sendiri, check in online dan pilih kursi, pesan tiket kereta cepat, pesan penginapan, dan mengoperasikan aplikasi-aplikasi taksi online, nusuk, google map dan translate, isi form online, scan barcode, dll.

Bagi yang belum terbiasa mungkin awalnya akan memakan banyak waktu tapi kalau sudah terbiasa insyaAllah akan cepat bisa biidznillah.

5. Sabar dan Tidak Banyak Mengeluh

Perjalanan umrah mandiri itu bisa diibaratkan seperti ketika kita menjelajahi luar negeri. Adakalanya kita pingin A tapi karena kondisi tidak memungkinkan akhirnya harus pilih B. Terkadang kita harus banyak berkompromi, bersabar, tidak banyak mengeluh dan senantiasa mengedepankan husnudzon kepada Allah meskipun dihadapkan pada kondisi yang sulit. Bisa jadi Allah siapkan ganjaran yang besar untuk kita atau Allah ingin menghapus dosa-dosa kita.

Yakinlah bahwa Allah yang mengundang kita, dan Allah tidak akan menyia-nyiakan hambaNya.

Oleh karena itu, ketika dihadapkan pada kesulitan/kepayahan/kondisi tidak menentu maka perbanyaklah dzikir dan berdoa kepada Allah.

Doa dan dzikir yang bisa diamalkan diantaranya

  • حسبنا الله ونعم الوكيل
  • لا حول ولا قوّة إلّ بالله ا
  • اللهم لا سهل إلا ماجعلته سهلاً وأنت تجعل الحزن إذا شئت سهلاً
  • استغفرالله واتوب إليه
  • لاإله إلا أنت سبحانك انّي كنت من الظآلمين
  • ربّ اشرح لي صدري ويسر لي أمري واحلل عقدة من لساني يفقهوا قولي
  • monggo yang mau nambahin dzikir andalannya dikala kesulitan, tulis di kolom komen ya..

Bisakah Umrah Mandiri Berkelompok?

Sependek yang saya tahu, kalau dari segi regulasi, seorang individu/non travel dilarang untuk mengumpulkan massa untuk berumrah bersama dan terkoordinir, karena jika tertangkap akan denda besar dan hukuman pidana.

Oleh karena itu umroh berkelompok hanya bisa dilakukan oleh travel umroh yang ber PPIU.

Adapun jika hanya barengan misal pesawatnya bareng, atau menginap bareng dengan sistem sharing cost, sepertinya tidak mengapa. Tapi amannya hindari berkelompok besar di tempat umum kecuali jika memang keluarga dan bisa dibuktikan dengan KK, misalnya.

Namun yang perlu diperhatikan saat umrah mandiri barengan adalah dalam memilih teman seperjalanan, karena bisa jadi anugerah atau bisa jadi musibah. Hal ini karena sifat asli seseorang akan terlihat saat safar.

Dan ketika umrah mandiri berkelompok jangan bergantung pada yang sudah berpengalaman. Tetap harus mau rajin mencari informasi sendiri, karena teman seperjalanan kita walaupun sudah berpengalaman tetap ingin waktunya habis untuk banyak beribadah. Jadi sekali lagi berbekal lah, jangan sampai membebani atau menjadi beban bagi yang lain💛.

Dokumen yang Perlu Disiapkan Ketika Umrah Mandiri

Dokumen-dokumen yang diperlukan untuk umrah mandiri diantaranya adalah

a. Paspor

Dokumen terwajib yang harus ada sebelum membulatkan tiket untuk umrah mandiri adalah Paspor.

Paspor merupakan syarat mutlak untuk membeli tiket keluar negeri. Jadi saran saya bikin paspor mulai dari sekarang, sebagai wujud kesungguhan kita untuk memenuhi panggilanNya.

Saat ini masa berlaku paspor 10 tahun untuk dewasa dan 5 tahun untuk anak-anak, biaya pembuatannya pun hanya 350rb saja, jadi insyaAllah tidak berat jika dicicil dari sekarang.

Cara membuatnya cukup donwload aplikasi Mpaspor lalu ikuti setiap step by stepnya.

Untuk tujuan pembuatan paspor, jika memang untuk umrah, silakan diisi untuk umrah, karena kabar baiknya sekarang (per bulan Mei 2024) pembuatan paspor untuk umrah tidak lagi membutuhkan surat rekomendasi dari kemenag lagi, dan bisa diganti dengan upload foto E-KTP, alhamdulillah.

b. Tiket Pesawat Pulang Pergi

Jika ingin menekan biaya, maka sebaiknya beli tiket umrah ketika ada promo. Sebaiknya meskipun promo cari di tanggal-tanggal yang pahalanya berlipat, yang utama adalah di bulan Ramadhan kemudian bulan-bulan haram (Muharram dan Rajab, tidak bisa di bulan Dzulqo’dah dan Dzulhijjah karena merupakan bulan-bulan Haji).

Saat pesan tiket PP sebaiknya melalui website resmi maskapai, kemarin saat booking dengan saudia di website resminya, kami jadi bisa memilih kursi saat pesan tiket, dan dapat diskon (basic fare) saat naik kereta cepat.

Tapi jika selisihnya jauh lebih murah di Online Travel Agent (OTA) maka pilihlah yang kredibilitasnya tinggi tapi tidak support Zionis. Niatnya ingin umrah dan beribadah kan? Sebaiknya jangan gunakan produk/jasa/aplikasi yang berafiliasi dengan israel.

Beberapa situs yang bisa dijadikan acuan untuk mencari harga/membandingkan harga tiket dari berbagai maskapai diantaranya adalah:

  1. Skyscanner
  2. BudgetAir
  3. (bisa untuk booking dan sering ada promo/kode voucher)

Pastikan mengisi detail penumpang sesuai dengan PASPOR ya. Masukkan juga membership airlines (miles), karena lumayan pointnya kalau dikumpulkan. Saran saya kalau maskapai member SkyTeam, masukkan nomor miles Garuda Indonesia saja, karena kalau poin sudah banyak bisa diredeem dengan tiket pesawat domestik, lumayan untuk mudik atau jalan-jalan, hehe.

c. Pesan Penginapan

Step selanjutnya adalah memesan penginapan. Sebaiknya booking penginapan di aplikasi tepercaya yang sudah jaringan internasional, agar proses check in lebih lancar. Pastikan nama pemesan sesuai paspor. Saat checkin jangan lupa untuk minta kartu nama hotel agar bisa dipasang ke nametag.

Teman-teman bisa memilih 2 opsi booking; yaitu booking keseluruhan via online atau booking 2 malam via online lalu dilanjut mencari penginapan secara offline door to door. Terutama bagi yang ingin mencari daar/penginapan yang harganya biasanya lebih murah dan lebih homey dibandingkan hotel.

Untuk saat ini saya baru bisa merekomendasikan pemesanan hotel . Sebenarnya ada lagi 2 situs terkenal sayangnya pro zionist israel.

d. Pembelian/Pengurusan Visa + Siskopatuh

Visa merupakan dokumen wajib yang perlu disiapkan sebelum terbang. Visa sebaiknya dibuat 30 hari sebelum berangkat.

Arab Saudi membebaskan kita untuk bisa menggunakan visa apa saja untuk berumrah. Ada visa umrah, visa turis, visa ziarah, visa amil, dll.

Bagi orang seperti saya yang cuma seorang IRT sepertinya visa umroh adalah yang paling tepat. Bisa juga visa turis multiple (bebas masuk selama 1 tahun), tapi sepertinya kurang cocok karena ribet proses pembuatannya, belum tentu berkali-kali umrah dalam setahun walaupun pingin banget (tapi harus ngikut suami biar ada mahram), dan tidak berkeinginan bikin percepatan di Kokas karena harus ada credit card.

Proses pembuatan visa umrah bisa di travel umroh yang sudah ber PPIU, silakan survey ya dimana yang amanah, recommended, cepat, dan no tipu-tipu. Pastikan membeli visa dan siskopatuh di satu provider yang sama agar data lebih terjaga.

Adapun siskopatuh sendiri merupakan upaya dari Indonesia untuk mendata setiap jamaah yang umrah dengan travel agent. Antara nyambung nggak nyambung sebenarnya bagi pelaku umrah mandiri.

Siskopatuh biasanya ditanyakan oleh petugas imigrasi/check in indonesia, tapi random (tidak selalu). Namun daripada ragu, ada baiknya saat pesan visa sekalian beli siskopatuh.

Siskopatuh outputnya berupa name tag yang memuat nama, nomor paspor, tempat dan tanggal kita menginap, dll. Selama disana memang penting banget untuk selalu pakai nametag. Kami kemarin custom dan desain sendiri nametag yang memuat nama, no paspor kewarganegaraan, no hp pribadi dan keluarga, kartu nama hotel/nama hotel dan no hotel. Name tag ini difungsikan sebagai tanda pengenal dan bentuk ikhtiar untuk berjaga-jaga kalau tersesat/terpisah dari rombongan.

Masih ada yang dibingungin? Silakan tulis di kolom komentar ya.. Semoga bermanfaat

Selesai ditulis di Jakarta Pusat, 3 Mei 2024

Dina Safitri

4 thoughts on “Panduan Lengkap Umroh Mandiri

  1. Assalamualaikum kak dina, izin bertanya, sebelumnya saya sudah baca revieuw ny kak dina pengalamany umroh mandiri, sukron alhamdulillah tetiba buka ig muncul pyp kak dina tetang umroh mandiri di beranda saya, jujur saya memang sedari dulu kepingin sekali be umroh sekeluarga plus ajak ortu saya, karna kendala dana klo umroh pakai tour lumayan banyak, jd sampai sekarang uang ny blum cukup untuk kesana. Dan sampai ajal ayah sy pun sudah dulan di panggil allah swt disini sy yg mmng blum prnh berpengalaman, mmng kurang cukup ilmu, tp saya yakin mngkin dngn umroh mandiri ini sy bisa ajak keluarga untuk brngkat barengan. Pertanyaan saya kak dina
    1. Ini sy langsung buat paspor, lwt aplikasi yg sdh di kasih tau sm kak dina.
    2. Setelah buat paspor apa lg yg harus sy buat kak? Maksudnya step by step ny??

    1. wa’alaikumussalam warahmatullahi wabarakatuh.. qadarullah semoga Allah merahmati ayahanda rahimahullah.. betul mba step pertama adalah membuat paspor via aplikasi mpaspor. Jika sudah jadi baru mulai hunting tiket tujuan jeddah/madinah.. untuk langkah selanjutnya bisa join ke wag ya mba.. supaya lebih enak tanya jawabnya

  2. Assalamualaikum, Alhamdulillah saya bisa nemu Mba Dina via IG. Salam kenal mba.. Saya Sari dari Semarang. Saya excited banget baca vlog ini lho.. Saya memang ingin umroh bareng anak2 cuma kok ya mahal ya.. 4 anak plus saya dan suami total jd 6 lumayan kalau umroh via travel umroh. Saya tertarik umroh mandiri tapi blm berani. Blm berani lebih ke cara miqot ataupun rangkaian umroh nya. Mohon pencerahan nya ya mba. Terima kasih ya mba.. Syukron.. Wassalam

    1. wa’alaikumussalam warahmatullahi wabarakatuh.. semoga Allah mudahkan ya mba.. untuk terkait tata cara umrah bisa merujuk dari kajian2 ustadz yg sesuai sunnah ya.. kalau cara saya agar faham adalah ketika mendengarkan kajian sambil dicatat, diulang dgn beberapa ustadz berbeda tp yg sama2 sesuai sunnah, insyaAllah lama kelamaan jadi ada gambaran mba

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *