#BPN30DayChallenge2018, Blogging, Campur²

Menjadi Blogger Full Time atau Part Time?

Blogger full time atau part time

Assalamu’alaikum..

Sesuai banner postingan kali ini, apa ya kira-kira jawaban saya saat diminta memilih menjadi blogger full time atau part time?

Kayaknya udah pada bisa nebak ya saya bakal milih yang mana? Hehe.

Kalau untuk saat ini saya akan menjawab untuk mantap menjadi blogger part time. Mengingat saat ini saya memiliki kewajiban utama yang harus didahulukan mengingat peran saya sebagai istri dan juga ibu bagi kedua anak saya.

Blogger full time atau part time

Ada beberapa pertimbangan sih mengapa akhirnya saya memilih menjadi blogger part time, tiga diantaranya adalah:

1. Bagi saya, ngeblog itu harus serius

Ya, walaupun awalnya blog hanya saya gunakan sebagai diary digital, seiring berjalannya waktu tujuan ngeblog saya mulai bergeser, jadi tidak hanya sebagai tempat penyaluran ide, emosi, kenangan, dsb tetapi juga sebagai tempat saya berbagi. Harapannya ketika ada yang klik link postingan blog saya dari google, mereka mendapatkan informasi yang mereka butuhkan. Senang rasanya jika yang kita tuliskan bisa membantu. Makanya, perlahan-lahan seiring bertambahnya pengetahuan saya di dunia blogging, pinginnya ya diaplikasikan, agar artikel kita mudah terindeks google, agar tulisan kita SEO-able, dan lain-lain.

Nah, keinginan tersebut tentunya menuntut saya untuk ngbelog dengan serius. Yang namanya serius itu ya pinginnya apa yang saya tulis memang sudah ‘matang’, nggak setengah-setengah, dan targetnya dengan keyword yang digunakan bisa masuk ke pageone google.

Usaha tidak menghianati hasil, biidznillah

Jadi ya karena saya mau ngeblog serius, maka saya usahakan untuk bisa posting artikel sebaik mungkin dan tentunya ini butuh waktu yang nggak sebentar. Ada beberapa hal yang menjadi tidak bisa saya handle ketika sedang ngeblog. Makanya rasanya jika memutuskan menjadi full time blogger saya masih belum sanggup, hehe.

2. Mengasuh dan Mendidik Anak

Ibu adalah madrasah pertama bagi anak-anaknya

Terlebih pinginnya saya menetapkan antara home schooling maupun unschooling bagi anak-anak saya. Makanya perlu banget bagi saya untuk bisa mengasuh dan mendidik anak-anak sebaik mungkin, menjaga bonding dengan mereka, encourage mereka untuk mempelajari hal-hal baru, menanamkan dasar-dasar Islam dan adab serta akhlak yang baik kepada mereka, dan lain-lain. Yang jelas hal ini memakan waktu yang nggak sebentar. Butuh kesabaran dan pengulangan agar terpatri di benak mereka.

Jadi jika menjadi full time blogger rasa-rasanya sedikit banyak saya akan melewatkan kesempatan poin kedua ini. Dan semoga Allah mampukan saya menjadi sebaik-baik madrasah bagi anak-anak saya.

3. Pekerjaan Rumah yang Menanti

Sama seperti poin nomor satu sih. Keseriusan saya dalam ngeblog dan update postingan terkadang membuat pekerjaan rumah saya terbengkalai, terlebih jika dikejar deadline postingan. Kalau udahbegini kerasa banget urusan rumah jadi keteteran.

Nah, atas dasar pengalaman tersebut akhirnya memantabkan diri untuk ‘hanya’ menjadi blogger part time. Tulisan ini bukan berarti menyudutkan mereka-mereka yang memilih menjadi blogger full time ya. Karena apa yang saya paparkan murni berdasarkan pengalaman yang saya alami, ditambah berdasarkan kebiasaan saya saat ngeblog. Dan bukan tidak mungkin, jika dikemudian hari justru saya memilih menjadi blogger full time, hehe.

Kalau teman-teman pilih menjadi blogger full time atau part time? Dan bagi yang memilih menjadi blogger full time, share yuk tipsnya supaya bisa menjadi blogger full time^^

Salam,

Dina Safitri

Tagged , ,

About Dina Safitri

Moslemah, an ISFJ personality, lifestyle blogger, mom of 2H. For business inquiries kindly contact me at: me@mbakdina.com or WA +6282277355412
View all posts by Dina Safitri →

1 thought on “Menjadi Blogger Full Time atau Part Time?

  1. Selama pekerjaan kantor masih aku lakuin, rasanya ga mungkin aku bisa jd full time blogger :p. Salut deh ama semua blogger yg memang full incomenya dr blog gini. Daya kreasi dan kemampuan menulisnya pasti bagus banget. Beda ama aku, yg nulis aja nunggu mood hahaha :p

Hi, thanks for stopping by. Don't forget to leave your comment here, ok? :)