[KAJIAN]: Manasik Umrah – Mentadabburi Doa-Doa Umrah
Kajian Ust. Izuddin
@ Zoom SBU
15/06/2026

Pendahuluan
Rasulullah bersabda:
“Satu umrah ke umrah lainnya itu menghapus dosa.”
Sehingga paling tidak ditargetkan agar bisa berumrah paling tidak 2x.
Bekal utama agar umrah membekas/mabrur adalah niat dan memperdalam ilmu kita termasuk mentadabburi doa-doa dalam umrah.
Tahapan umrah (rukun)
1. Ihram
2. Thawaf
3. Sa’i
4. Tahallul
Dilakukan dengan tertib (berurutan).
⸻
- Ihram
Pakai kain ihram tidak sama dengan berihram, tapi memakai pakaian ihram adalah bagian dari berihram.
Ihram = niat, yaitu keadaan di mana kita tunduk patuh dengan aturan Allah untuk masuk ke dalam rangkaian ibadah haji/umrah.
Berihram dimulai dari miqat dan dikatakan masuk dalam kondisi berihram ketika membaca niat ihram di miqat.
Niat Umrah
لَبَّيْكَ اللَّهُمَّ عُمْرَةً
Artinya: Aku penuhi panggilanMu ya Allah untuk berumrah
Larangan ihram
Ihram menjadikan dilarangnya hal-hal yang sebelumnya boleh:
• Memakai penutup wajah bagi wanita
• Menggunakan pakaian berjahit bagi pria
• Menggunakan wewangian
• Berdebat
Dalil larangan rafats, fusuq, dan jidal
فَمَنْ فَرَضَ فِيهِنَّ الْحَجَّ فَلَا رَفَثَ وَلَا فُسُوقَ وَلَا جِدَالَ فِي الْحَجِّ
Arti ringkas:
Tidak boleh rafats, berbuat fasik, dan berbantah-bantahan dalam haji. Surah Al-Baqarah (2): 197.
Dalam ihram Allah ingin agar kita melepaskan seluruh ego. Baik ego dalam melawan maupun mengalah.
⸻
Tadabbur Talbiyah
Umrah adalah ibadah yang Allah siapkan untuk menghapus dosa. Allah beri kesempatan umrah berulang itu bisa jadi karena banyaknya dosa, maka janganlah berbangga.
Bacaan Talbiyah
Dibaca sejak mengucapkan niat dan diulang-ulang sampai thawaf akan dimulai.
لَبَّيْكَ اللَّهُمَّ لَبَّيْكَ، لَبَّيْكَ لَا شَرِيكَ لَكَ لَبَّيْكَ، إِنَّ الْحَمْدَ وَالنِّعْمَةَ لَكَ وَالْمُلْكَ، لَا شَرِيكَ لَكَ
Catatan tadabbur:
• Aku penuhi panggilan-Mu ya Allah.
• Tidak ada sekutu bagi-Mu.
• Segala puji milik-Mu.
• Segala nikmat dari-Mu.
• Kerajaan milik-Mu.
• Tidak ada yang berhak disembah selain-Mu.
⸻
- Thawaf
Mengelilingi Ka’bah dimulai dari Hajar Aswad sebanyak 7 putaran dalam kondisi berwudhu.
Thawaf adalah pengalaman terbesar bagi jiwa yang merindukan baitullah untuk melihat langsung Ka’bah dan mengelilinginya.
Dimulai dengan mengangkat tangan (tanpa mencium tangan) di Hajar Aswad sambil membaca:
بِسْمِ اللَّهِ، اللَّهُ أَكْبَرُ
Allah ingin kita menyebut dan memuji Allah agar kita teringat bahwa kita beribadah untuk Allah bukan untuk ka’bah. Karena Ka’bah hanyalah sarana beribadah kepada Allah.
Tidak ada doa khusus di tiap putaran kecuali antara Rukun Yamani dan Hajar Aswad.
Selainnya tidak boleh saklek/mengkhususkan bacaan thawaf pada putaran 1 membaca A, kedua membaca B dst. Hal ini tidak ada dalilnya.
⸻
Doa antara Rukun Yamani dan Hajar Aswad
رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الْآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ
Al-Baqarah (2): 201.
Catatan:
Doa ini berarti bahwa sebagai muslim jangan hanya meminta kebahagiaan di dunia saja tetapi juga di akhirat. Begitu pula sebaliknya.
⸻
Setelah Thawaf
Setelah thawaf 7 putaran, menuju ke belakang Maqam Ibrahim sambil membaca:
وَاتَّخِذُوا مِنْ مَقَامِ إِبْرَاهِيمَ مُصَلًّى
Wattakhidzū min maqāmi Ibrāhīma muṣallā. Al-Baqarah (2): 125.
Lalu salat 2 rakaat (rakaat pertama setelah al fatihah membaca surat Al-Kafirun, rakaat kedua surat Al-Ikhlas).
Lalu berdoa menghadap Multazam (zona antara pintu Ka’bah dan Hajar Aswad). Ini adalah tempat berdoa yang mustajab.
Lalu mengambil air zamzam, meminumnya dan mengusapkan air zamzam ke atas kepala.
⸻
- Sa’i
Menuju tempat sa’i (mas’a) sambil membaca:
إِنَّ الصَّفَا وَالْمَرْوَةَ مِنْ شَعَائِرِ اللَّهِ
Innaṣ-Ṣafā wal-Marwata min sya‘āirillāh. Al-Baqarah (2): 158.
Sampai di Shafa berhenti sejenak dan mengucapkan:
أَبْدَأُ بِمَا بَدَأَ اللَّهُ بِهِ
Abda’u bimā bada’allāhu bih.
Hadis riwayat Muslim tentang memulai sa’i dari Shafa.
Lalu membaca:
اللَّهُ أَكْبَرُ، اللَّهُ أَكْبَرُ، اللَّهُ أَكْبَرُ، لَا إِلٰهَ إِلَّا اللَّهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ، وَهُوَ عَلَىٰ كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ. لَا إِلٰهَ إِلَّا اللَّهُ، أَنْجَزَ وَعْدَهُ، وَنَصَرَ عَبْدَهُ، وَهَزَمَ الْأَحْزَابَ وَحْدَهُ
Latin:
Allāhu Akbar (3x). Lā ilāha illallāhu waḥdahu lā syarīka lah, lahul-mulku wa lahul-ḥamdu wa huwa ‘alā kulli syai’in qadīr. Lā ilāha illallāhu anjaza wa’dah wa nashara ‘abdah, wa hazamal ahzaba wahdah
Dibaca 3 kali menghadap kiblat. Di antara bacaan-bacaan ini diselingi dengan doa apa saja.
Sa’i dilakukan 7 kali putaran tanpa wajib berwudhu.
Urutan Sa’i
1. Shafa → Marwah
2. Marwah → Shafa
3. Shafa → Marwah
4. Marwah → Shafa
5. Shafa → Marwah
6. Marwah → Shafa
7. Shafa → Marwah
Catatan Sa’i:
- Laki-laki di lampu hijau disunnahkan berlari kecil sambil membaca:
رَبِّ اغْفِرْ وَارْحَمْ إِنَّكَ أَنْتَ الْأَعَزُّ الْأَكْرَمُ
Rabbighfir warham innaka antal-a‘azzul-akram.
- Perempuan tidak berlari kecil.
- Sepanjang perjalanan sa’i perbanyak berdoa. Jika bingung mau berdoa apa, perbanyak istighfar dengan hati yang khusyuk.
Ibnu Qayyim berkata:
الْإِيمَانُ يَزِيدُ وَيَنْقُصُ
Iman itu bertambah dan berkurang
Iman bertambah dengan ketaatan kepada Allah dan berkurang dengan maksiat.
Jadi jangan pernah meremehkan istighfar. Yang membuat hidup banyak beban adalah karena dosa-dosa kita, maka perbanyaklah istighfar/memohon ampun kepada Allah atas segala dosa kita.
⸻
- Tahallul
Menggundul (yang utama) atau memotong sebagian rambut.
⸻
Penutup
Umrah adalah ibadah yang menghancurkan kesombongan, menghadirkan ketaatan penuh kepada Allah, merupakan ibadah yang juga melibatkan fisik, merupakan fiqih tahapan (ibadah yang harus diselesaikan dengan bertahap), umrah mengajarkan mentalitas bersabar, dan mengajarkan penghambaan yang sempurna kepada Allah dan aturan-aturanNya.
Sesuatu hanya bisa didapatkan jika sudah mempersiapkan hati dan ilmu.
Umrah tidak ada hubungannya dengan kekayaan. Husnuzan selalu kepada Allah, karena Allah akan mengundang siapapun yang Allah kehendaki tanpa memandang kekayaannya.
Jazaakillah khoiran Mb Evi dan SBU, baarakallahufiikum..
Allahu a’lam








